Rangkaian RESET Pada AVR

Posted: June 20, 2011 in Uncategorized

“Lho, kok prgramnya balik lagi dari awal..padahal aku gak mencet tombol reset?? kok bisa ya??” <—> kondisi seperti ini mungkin pernah dialami oleh programmer AVR. sehingga akan bermasalah jika sistem sedang merecord data atau berada pada keadaan real-time. sebenarnya reset adalah masalah sepele, tetapi jika sistem berada pada lingkungan yang High-Noise, maka akan menjadi trouble maker, karena jika ada sinyal spike low, maka sistem akan reset(reset logic = aktif low).  Reset berfungsi sebagai “pengembali” keadaan pada semua pin mikrokontroler dan juga pada program, kecuali pada pin X-tal.

berikut ini rangkaian RST yang direkomendasikan ATMEL untuk AVR. rangkaian ini cukup sederhana, tetapi mempunyai fungsi yang vital jika digunakan di lingkungan HIGH Noise. berikut ini adalah rangkaiannya :

 

Ini post lanjutan dari interface yang  menggunakan MSCOMM nya vibi buat DELPHI..nah,,disini saya pakai TComPort yang legendaris bagi programmer interface delphi..karena kemudahan dan kehandalannya, maka komponen ini saya nobatkan sebagai RECOMMENDED COMPONENT..hehe..singkat kata di komputer kita udah terinstall komponen ini dan semua sensor sudah terpasang pada port ADC dari mikrokontroller AVR (ATMega8/16/8535),,misalkan pada kasus ini kita menggunakan 3 sensor suhu LM35..permasalahannya adalah bagaimana mengakses ketiga sensor tersebut secara bersamaan dan menampilkan data sensor di form delphi secara real time??? ini adalah hal yang gampang2 susah tentunya,,

kita bisa memanfaatkan string pada kasus ini..yaitu penambahan suatu karakter unik (sembarang) untuk tiap pengiriman data masing2 sensor yang berguna membedakan data tiap2 sensor,,nah misalkan ceritanya kita sudah membuat rangkaian Read the rest of this entry »

Downloader AVR USBasp

Posted: July 3, 2010 in Downloader

Untuk membuat downloader AVR berbasis USB, salah satunya bisa menggunakan USBasp dari Thomas Fischl  (http://www.fischl.de/usbasp/) kit downloader ini menjadi solusi handal untuk yang tidak ada port serial maupun paralel di PC/Laptopnya. cara membuatnya juga simple, urutannya adalah sebagai berikut : Read the rest of this entry »

Selama ini  jika mau flash mikrokontroler dengan USB,  harus siapkan downloader usbnya dan mikrokontroler target dulu. setidaknya ada 2 mikrokontroler disini. kalo mau flash, pasang connector dulu dan setelah proses flashing selesai connectornya dicabut. jadinya pasang – cabut – pasang – cabut,,pokoknya rada ribetlah..apalagi kalo lagi mainan MMC yang pin komunikasi ke MMCnya pake pin ISP(pin yang sama untuk proses flashing mikro,,pin MOSI – MISO – SCK – RESET) waduh,,tambah ribet harus pasang cabut dobel2,,hehe..

nah,hal itu bisa dipermudah dengan memakai bootloader. apa itu bootloader??? bootloader dijalankan pada saat boot dan memiliki kemampuan untuk me-load sebuah program aplikasi lengkap ke dalam memori prosesor sehingga dapat di-eksekusi suatu program yang nantinya juga dimasukkan/diflashkan ke mikrokontroler. untuk membuat bootloader diperlukan downloader external dulu, tapi itu cuma sekali dibutuhkan untuk memasukkan firmware bootloader ke dalam mikrokontroler, setelah firmware bootloader masuk, tidak diperlukan lagi downloader usb seperti yang saya pakai misalnya yaitu USBasp. jadi intinya tinggal colokkan kit bootloadHID yang sudah jadi ke port usb lalu akan langsung terdeteksi oleh komputer karena tidak pakai driver dan langsung masukkan program anda lewat usb dengan software HIDBootFlash (link download dibawah). kit ini tidak pakai driver karena kit ini protokolnya HID (Human Interface Device) seperti mouse usb yang tidak membutuhkan driver jadi sangat memudahkan serta yang jelas menghemat biaya pengeluaran komponen🙂 . untuk proses flashing hanya mengubah jumper P1 CONN_2 saja ke posisi ON (connect), setelah selesai kembalikan jumpernya pada posisi normal (OFF/disconnect). mudah dan hemat bukan??🙂 ya,,itulah teknologi, dibuat untuk memudahkan manusia…dari manusia,oleh manusia,untuk manusia..hehe jadi inget pemilu🙂 . Read the rest of this entry »

untuk pemrosesan data dengan tingkat yang lebih rumit, sering kali menggunakan PC atau personal komputer untuk menampilkan data sehingga data yang diambil bisa dibuat grafik atau mungkin disimpan dalam database sebagai record untuk monitoring system misalkan monitoring system suhu berbasis web dan sebagainya. salah satu bahasa pemrograman yang bisa digunakan adalah borland delphi. dalam project ini saya menggunakan borland delphi 6.0 sebagai pemrogramannya.

komponen serial yang saya gunakan adalah TMSComm yang diimpor dari Visual Basic melalui activeX. Port serial yang digunakan adalah Com 1 dengan baudrate 9600 tapi ini nantinya bisa dirubah sesuai dengan kebutuhan. project ini akan membaca data dari masukan adc mikrokontroler ATMega8535 kemudian akan ditampilkan dalam bentuk display angka dan grafik tegangan terhadap waktu. berikut adalah screenshoot programnya :
Read the rest of this entry »

Komunikasi serial port AVR

Posted: June 25, 2009 in AVR Project

salah satu cara komunikasi avr adalah dengan cara komunikasi serial UART…pada posting ini akan dijelaskan cara berkomuniaksi secara serial menggunakan uC avr dengan contoh atmega8535..PORTD.0 berfungsi sebagai Rx (penerima data) sedangkan PORTD.1 berfungsi sebagai Tx (pengirim data)..sebagai contoh, saya ingin membaca data dari adc lalu ditampilkan di komputer melalui hyperterminal windows..masukan adc adalah sensor misalkan sensor suhu LM35..dengan range masukan 0-5volt(sudah dikuatkan) atau juga untuk coba2 digunakan potensiometer agar lebih gampang..sebagai masukan data yang akan ditampilkan bisa sesuai dengan kebutuhan, tidak hanya data dari adc, data dari sensor DS1621 atau PING))) juga bisa asalkan pake printf() semua bisa ditampilkan, untuk hal itu silakan anda berkreasi sendiri..baudrate yang digunakan sebesar 9600 bps dan memakai kristal 11.059200 MHz. untuk komunikasi data serial, nilai kristal sangat berpengaruh dalam error yang terjadi selama pengiriman data..nilai kristal yang sangat baik untuk digunakan adalah 11.059200 MHz, karena error pengiriman datanya secara teoritis 0 % dibandingkan nilai kristal lain yang mempunyai tingkat error data jauh lebih besar..

dibawah ini adalah contoh sourcecode dari komunikasi serial avr :

Read the rest of this entry »

DS1621 merupakan salah satu sensor suhu yang menggunakan komunikasi I2C dalam pembacaannya. sensor produksi Dallas Semiconductor ini cukup bagus karena bisa membaca antara range -55 sampai 125 C. Resolusi yang digunakan dalam project ini sebesar 0,5 C. Sensor ini kebanyakan digunakan untuk pengukuran suhu permukaan object, misalkan suhu heatsink dan sebagainya.

sensor DS1621

project ini dibuat berbasis uC AVR ATMega8535 dengan tampilan LCD 16×2 dan menggunakan bahasa C CodevisionAVR sebagai kompilernya. PORTA.0 di set sebagai pin SDA dan PORTA.1 di set sebagai pin SCL. Read the rest of this entry »